Selasa, 24 Julai 2018

Syarat Menjadi Guru Mursyid Sangat Ketat Bagi Golongan Sufi











Ada sebuah pertanyaan yang menarik bagi saya dan bagi kalangan pengamal tarekat. Pertanyaan itu tidak pernah ditanyakan dan dianggap tabu. Soalan yang sangat tabu itu berbunyi, 














Kalau saya 
 mengamalkan zikir tarekat, berapa lama saya boleh menjadi Mursyid?


Bagi kita yang telah menekuni tarekat tentu saja pertanyaan seperti itu ganjil kerana kita semua tahu bahawa tidak ada seorang murid yang bercita-cita untuk menjadi guru yang Mursyid. Seorang Mursyid bukanlah hasil dari beramal, bukan pula kerana pengetahuannya tentang tarekat, bukan lamanya menekuni tarekat akan tetapi seseorang diangkat jadi Mursyid semata-mata kerana Allah SWT. Saya yakin pertanyaan diatas ditanyakan juga oleh sebahagian pembaca.


Dalam beberapa Tarekat termasuk Naqshabandi memang masih ada pengangkatan  banyak Mursyid seperti Tarekat Naqshabandi Al Khalidi yang ada di Aceh dibawah pimpinan Syekh Muhibuddin Wali bin Syekh Muhammad Wali Al Khalidy. Seorang yang telah diizinkan untuk memimpin suluk diberi gelaran mursyid sedangkan dibawahnya disebut wakil mursyid dan dibawahnya disebut khalifah sedangkan pimpinan secara keseluruhan dan menjadi Mursyid dari seluruh jemaah disebut Saidul Mursyid.



Biasanya pengangkatan Mursyid dilakukan setelah selesai suluk. Oleh Saidul Mursyid mengijazahkan Mursyid, wakil mursyid dan khalifah kepada orang-orang yang dianggap layak menerimanya. Setiap suluk terkadang diangkat 2 orang Mursyid, 3 orang wakil mursyid dan sejumlah khalifah sesuai dengan keperluan daerah.


Oleh kerana tradisi adanya pengangkatan lebih dari seorang Mursyid seperti yang saya ungkapkan di atas maka wajar kalau orang bertanya bilakah dirinya boleh menjadi mursyid dengan tujuan ingin membimbing manusia ke jalan Tuhan.


Di dalam Tarekat Naqshabandi yang saya tekuni tidak ada pengangkatan Syekh atau Mursyid kerana cuma ada satu Mursyid iaitu Guru kami sendiri. Gelaran khalifah pun tidak lagi dipopularkan kerana Beliau khuatir gelaran itu akan membuatkan murid-muridnya menjadi sombong dan jauh dari sifat-sifat ubudiyah (mengabdi kepada Allah). Beliau dengan rasa kerendahan hati merasa tidak berhak mengangkat khalifah. Beliau pernah mengatakan, 



“Biarlah gelaran khalifah itu Allah sendiri yang memberikannya”.



Untuk pengurusan yang sistematik, beliau telah menggantikan perkataan khalifah itu kepada kepada suatu perkataan yang lebih simple mengikut bahasa daerah beliau.



Tentang kriteria dan syarat-syarat untuk menjadi seorang Mursyid, 
“Syarat-syarat bagi seorang Mursyid amatlah berat, dan kalau saya ditanya, adakah saya telah memenuhi syarat-syarat untuk menjadi guru yang Mursyid? Maka jawabnya amat berat untuk mengatakan “ya”, atau kalau ingin jawaban yang mudah saja, “tidak tahu” 

Ini kerana, sebenarnya bukan saya sendiri  yang harus menilai kualiti diri sendiri (begitulah beratnya kriteria seorang Mursyid) namun saya melaksanakan tugas dengan sepenuh tenaga, sepenuh jiwa dengan hati yang sebulat-bulatnya. 

Siap melaksanakan suruhan daripada Guru saya yang juga merupakan suruhan dari Allah dan Rasul, iaitu menegakkan Dzikrullah dalam diri peribadi saya dan dalam peribadi umat manusia. Jadi beliau-beliau yang diataslah yang menilai akan kualiti diri saya”.

Selanjutnya kriteria guru yang Mursyid dapat dilukiskan atau digambarkan secara fakta ke dalam enam perkara berikut :


  1. Pilih guru kamu yang Mursyid, (dicerdikkan oleh Allah secara rohani), bukan oleh perkara-perkara yang lain dan ianya mendapat izin Allah dan redho-Nya.
  2. Guru yang memberi bekas pengajarannya, (kalau ia mengajar atau berdoa, maka berbekas pada murid, si murid berubah ke arah kebaikan).
  3. Masyhur ke sana dan ke mari. Kawan dan lawan mengatakan “Dia seorang Guru Besar”.
  4. Tidak dapat dicela oleh orang yang berakal akan pengajarannya, yakni tidak dicela oleh Al-Qur’an dan Al Hadist serta ilmu pengetahuan yang lain.
  5. Tidak membuat hal-hal yang tidak murni halalnya setelah dia memulakan dakwahnya dengan memakai status Guru Mursyid. 
  6. Sebahagian hatinya tidak mencintai dunia. Ia sangat mencintai Allah, walaubagaimanapun dia tetap bergelora di dunia, bekerja keras untuk mengabdi kepada Allah SWT tetapi bukan untuk mencintai dunia.
Seorang Mursyid sangat berhati-hati dalam hal-hal yang belum pasti positif hasil akhirnya. Hatinya tidak condong kepada dunia dan selalu berkekalan dalam zikirullah. Apapun gerak dan tindakannya selalu memohon izin dan petunjuk dari Allah SWT.


Kedudukan seorang Mursyid ibarat seorang panglima perang yang menunggang kuda dengan kelajuan yang tinggi sambil memegang segelas air yang penuh. Kuda harus berlari dengan kencang sedangkan air tidak boleh tumpah setitispun.



Mudah-mudahan ayat kiasan yang telah di 'highlight' tulisannya diatas, boleh memberikan gambaran kepada kita semua tentang Mursyid dan menurut saya, apa yang dikemukakan sudah mewakili dari semua kriteria Mursyid yang pernah dikemukakan oleh para syekh tarekat dari dulu sampai sekarang.
Semoga artikel yang agak simple ini bermanfaat untuk pembaca khususnya untuk "silent followers" kami di Malaysia yang menetap di Seremban, Putrajaya, Bukit Kewangan, Bangsar South, Damansara New Village, Shah Alam, Teluk Intan, Bintulu, Miri, Kudat dan beberapa daerah lain yang tidak dapat kami sebutkan disini atas faktor-faktor politik  semasa di Malaysia.

Harap maklum.



Isnin, 9 Julai 2018

Siapakah Manusia Yang Paling Pintar Menurut Rasulullah?


Sumber: wajibbaca.com

Biasanya ketika disebut pandai atau pintar kita akan sering mengelak, kecuali orang-orang tertentu. Definisi pintar yang hanya sebatas pandai dalam suatu bidang memang berguna untuk dirinya perwibadi, tetapi lain lagi dengan orang yang pintar lagi bijaksana.



Seseorang bisa disebut pintar karena biasanya ia selalu memecahkan sebuah solusi dengan cara yang lebih kreatif daripada orang lain. Pintar atau cerdas adalah sebuah gelar yang tak tertulis yang siapapun dapat memilikinya.

Baca Juga : Kita Sering Buruk Sangka Dengan Orang Lain, Karena Belum Tahu 5 Hal ini

Seseorang dikatakan cerdas juga karena ia menjadi penemu atau pencipta pertama suatu hal atau barang. Seperti profesor dan lain sebagainya. Bahkan orang yang pintar selalu dituntut untuk melakukan hal-hal yang luar biasa. Saat masih kanak-kanak, anak yang pintar biasanya boleh lompat kelas atau mendapat materi belajar yang lebih sulit. Karena itu, orang yang cerdas cenderung punya rencana yang besar di masa depannya. Selain itu, mereka juga biasanya mempunyai sebuah ambisi, yang mana ingin mencapai posisi yang lebih tinggi, dari yang dimilikinya sekarang. Namun berbeda dengan apa yang pernah diungkapkan oleh Rasulullah Saw. Orang yang pintar itu tidak seperti apa yang disebutkan di atas. Lalu bagaimana orang yang pintar menurut Rasulullah Saw tersebut?

Orang yang pintar tersebut dijelaskan dalam hadits Rasulullah Saw.

1. Orang yang Pintar

Syaddad bin Aus mengatakan bahwa Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

"Orang pintar adalah orang yang mau mengoreksi dirinya sendiri dan beramal untuk kepentingan akhirat nanti. Dan orang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya tetapi berharap - harap terhadap Allah." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan Thabrani).

2. Orang yang Paling Pintar

Umar bin Khattab radhiyallaahu 'anhu meriwayatkan bahwa ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam, tiba - tiba muncul seorang sahabat Anshar.


Setelah mengucap salam kepada beliau, ia bertanya : "Ya Rasulullah, siapakah orang mukmin yang terbaik ?"

Beliau menjawab : "Yang paling baik akhlaqnya." Kemudian ia bertanya lagi 

"Siapakah orang mukmin yang paling pintar ?" 

Beliau menjawab : "Yang paling sering ingat kematian dan yang punya persiapan terbaik untuk menyambut apa yang terjadi sesudahnya (dalam erti kata lain sentiasa menambah ilmu dan melakukan eksperimen amalan kerohanian sehingga dapat membuat kesimpulan akhir yang positif di dunia). Mereka itulah orang yang paling pintar." (HR. Thabrani dan Ibnu Majah).

Menurut Rasulullah itulah ciri-ciri yang pintar dan orang yang paling pintar. Mirisnya saat ini banyak orang yang mempunyai gelar yang tinggi, akan tetapi mereka banyak tersangkut kasus korupsi. Sebab mereka tidak pernah mengoreksi diri sendiri dan beramal untuk kepentingan akhirat. Serta mereka jarang mengingat kematian. Mudah-mudahan kita termasuk golongan orang-orang yang pintar dan yang paling pintar seperti yang disebutkan oleh Rasulullah Saw tersebut. Amin, Ya Robbal'alamin.

Ahad, 1 Julai 2018

Piala Dunia 2018 : Selamat Pulang Portugal



Sumber : Harian Metro


SOCHI, Russia: Dua gol menarik Edinson Cavani membantu Uruguay menewaskan juara Eropah, Portugal 2-1 pada aksi peringkat 16 terakhir Piala Dunia menghiburkan, sebentar tadi.
Kemenangan itu menyaksikan Uruguay menempah aksi suku akhir menentang Perancis, Jumaat ini selain menghantar pulang Pemain Terbaik Dunia, Cristiano Ronaldo yang tampil dengan prestasi mengecewakan.
Cavani meletakkan Uruguay di depan seawal minit ketujuh apabila bijak memperdaya pertahanan Portugal dengan melonjak tinggi bagi menanduk masuk hantaran rakan serangannya, Luis Suarez.
Ketinggalan 0-1 ketika rehat, Portugal bangkit menyamakan kedudukan menerusi pemain pertahanan Pepe juga menerusi tandukan pada minit ke-55. Ia gol pertama yang dilepaskan Uruguay setakat ini pada Piala  Dunia Russia 2018.

Namun Uruguay kembali di depan tujuh minit kemudian apabila hantaran Rodrigo Bentancur bijak disambar Cavani yang melepaskan rembatan lencong menarik untuk menewaskan Rui Patricio buat kali kedua selain gol terakhir perlawanan.
Ronaldo dalam pada itu gagal menambah empat gol yang dijaringkan di Russia pada dua perlawanan awal dengan rekodnya buntu mencetak gol pada aksi kalah mati Piala Dunia berlarutan kepada enam perlawanan.
Peluang terbaik penyerang Real Madrid itu untuk meledak gol tiba selepas setengah jam tetapi sepakan percumanya dari jarak 30 meter sekadar menggegar palang.
Bagi Uruguay, satu-satunya perkara yang membimbangkan pengendalinya Oscar Tabarez adalah apabila Cavani terpaksa dikeluarkan pada lewat perlawanan sekali gus mencetus kegelisahan sama ada dia dapat diturunkan ketika bertemu Perancis.

Sabtu, 18 November 2017

Kesombongan Ahli Politik Indonesia Akhirnya Tunduk Setelah Ditegur Oleh Guru Sufi







Kisah ini adalah cerita daripada salah seorang tokoh Guru Sufi di Indonesia dalam menghadapi tekanan dan pandangan salah seorang muslim yang disampaikan oleh seorang tokoh parti politik di Indonesia yang sangat terkenal. Kita panggil saja namanya "DNA".




Dalam suatu rapat nasional bersama pimpinan-pimpinan nasional, bersamaan dengan itu, Guru Mursyid itu bertemu dengan DNA, beliau ingin menunjukkan bahawa seorang muslim yang sejati, genius, kuat dan bijak yang sebenarnya, bukanlah orang yang lemah, sombong, angkuh dan bongkak, yang dikiaskan dalam cerita berikut,


Zaman dahulu khabarnya binatang boleh berbicara dan bercakap-cakap. Kata sahibul hikayat, ada dua binatang sedang berbincang-bincang antara babi hutan dan kancil.


Babi ini sangat sombong kerana mempunyai taring yang menurutnya sangat kuat dan mantap!


Sudah pasti dengan kehebatan dan kekuatannya itu membuatkan si babi ingin menentang sesiapa saja jika ada yang lebih hebat selain dirinya! 

Si babi mendengar cerita daripada semua warga hutan  bahawa,

 "manusia adalah makhluk yang sangat kuat di hutan ini". 

Jadi, dia ingin sekali menguji level kehebatan sang Manusia itu.


Perbincangan si babi dengan si kancil, 

"Ada makhluk yang bernama manusia itu katanya hebat sekali dan selalu menang kalau beradu dengan binatang apa pun. Aku tidak percaya dan ingin mencuba bertanding dengannya, benarkah demikian kancil?" 

Lalu kancil berkata,

 "Itu benar babi, jangan berani kau melawan dia!" 


"Tapi, aku ada taring yang sangat kuat dan kekuatan ini sangat luar biasa! Kalau dibuat menyondol mangsa, maka kemungkinan besar akan mati manusia itu."  

"Benarkah engkau ingin mencuba bertarung dengannya?" tanya si kancil. 


"Ia betul, kalau tidak ada bukti, aku tidak akan percaya sampai mati dengan kesaktian si manusia" sahut babi. 


"Oh ya, kebetulan ada jalan yang biasa dilalui oleh manusia itu dan mari kita ke sana bersama-sama" kata kancil. 

"Ok, Mari!" jawab babi. 

"Tapi begini babi, kalau nanti ada manusia yang lalu di sini, aku akan beritahu dan jangan engkau menyerang dia sebelum aku bersembunyi terlebih dulu pada sumber air di hujung hutan ini, ya?" kata kancil. 

"Oh ya, baiklah kalau begitu" kata babi. 


Kedua-dua binatang itu bersembunyi disebalik semak di pinggir jalan. Hari yang masih pagi, muncullah seorang budak sekolah berusia 9 tahun berangkat ke sekolah melalui pinggir hutan. 

Bertanya si babi itu kepada kancil, " Apakah seperti itu, manusia yang engkau maksudkan, kancil?" 

"Bukan, itu bukan manusia tetapi masih bakal manusia" jawab kancil.


Pada siang hari seorang nenek tua ganyut berjalan melalui jalan yang diperhatikan oleh si kancil dan babi, nenek tersebut sedang mengumpulkan ranting-ranting di sekitar jalan yang dilalui lalu babi bertanya lagi, 

"Hai kancil, itukah manusia?" Maka kancil menjawab dengan santainya, "Bukan, itu mantan manusia"


Menjelang petang hari, muncullah seorang pemburu, yang menyandang 'senapang berloop dua' (sejenis senjata laras panjang dipangkal dan hujungnya) dengan sangkur yang terselip di pinggangnya. 

Lalu bertanya si babi pada si kancil, "Apakah itu yang disebut manusia?". 


"Oh ya betul, itulah yang dinamakan manusia. Tapi jangan kau menyerang dulu, aku akan bersembunyi dulu, selepas itu nanti aku memberi isyarat serang, kamu baru melakukan penyerangan" jawab kancil. 

"Oh ya, baiklah" kata babi." 

Manusia itu pun mula semakin dekat jaraknya dengan babi. 


Maka kancil memberi isyarat "Siap tempur!" Lantas, babi terus menyerang manusia itu, begitu pemburu itu mengetahui babi akan menyondol dengan taringnya, maka dengan secepat kilat pemburu itu mencabut pedang yang ada di pinggangnya lalu dihayunkan ke kepala babi maka putuslah telinga babi tersebut! 


Setelah kembali menyerang, maka ditariklah pelatuk senapangnya maka hancurlah kaki depan babi! lantas ia lari sambil tertatih-tatih kesakitan, menuju ke tempat  sewaktu sebelum melakukan penyerangan.


Si kancil menyapa babi yang sedang merintih kesakitan. Menanyakan bagaimana khabar dari pertempuran yang baru terjadi. Maka babi bercerita,

 "Ya, memang hebat manusia itu, seperti kata mu!"


Bagaimana tidak dikatakan hebat? 

Ketika aku datang menyondolnya dengan taring ku ini, tiba-tiba dia mencabut tulang rusuknya lalu dia menebas telinga ku hingga putus seperti yang kau lihat sekarang!


Ketika aku kembali menerjahnya lagi, lantas dia mengambil tulang punggungnya hingga menyebabkan kaki depan ku menjadi hancur!

Sehingga aku tidak boleh berjalan seperti ini. Maka sekarang aku mengaku bahawa manusia itu memang hebat!"



Begitu cerita Ulama Pewaris Nabi ke-35 kepada ahli politik Parti X.


"Hai DNA, jika anda selalu mengkritik tentang Islam yang selalu kurang di pola pikir anda, inilah produk Islam yang seutuhnya (sambil ulama itu menunjukkan dirinya kepada DNA). 


Manusia sang pemburu seperti cerita tadi, muslim seutuhnya tidak sama dengan yang anda nilai. "begitulah sindiran  Guru Mursyid itu kepada DNA. 

DNA benar-benar tersentak dengan teguran  beliau yang serius menentang DNA dalam pembuktian sebagai insan Ilahi yang seutuhnya. 

Sebelum ini, DNA anggap sebagai bualan dan khayalan saja. DNA benar-benar diam seribu bahasa menerima tentangan  Guru Mursyid yang terkenal dengan kecendekiawannya, kealimannya dan kehebatan-kehebatan yang lain.


Asal-usul cerita itu disampaikan kepada DNA kerana beliau memandang rendah terhadap agama Islam. Beliau melihat seorang anak pak kiyai minum arak, seorang ustaz yang dengan mudah makan rasuah.


"Kalau begitu, apa gunanya agama Islam? Islam sebagai agama candu belaka, tidak ada ertinya langsung, lebih baik tidak beragama dan ikut komunis atau atheis yang tidak percaya tentang kewujudan Tuhan". 


Mendengar perkataan DNA itu, maka Guru Mursyid itu menyampaikan cerita kiasnya itu untuk benar-benar membuktikan produk Islam yang seutuhnya tersebut sebagai contoh insan Ilahi, ulama pewaris nabi yang sejati.


Di atas adalah perbedaan sebagai renungan bagi orang yang sudah menjalankan Islam secara kaffah atau lengkap ilmu dunia dan akhirat yang tentunya mempraktikkannya dengan method yang smart sehingga mengeluarkan energi dan power yang rahmatan lil alamin (rahmat seluruh alam) kepada sekitarannya.

Kesungguhan dan kesabaran untuk mengasah intan yang telah diberikan oleh Allah SWT di dalam diri kita semua, sehingga kilaunya saja sudah membuat hati semua insan tertarik untuk mencuba memegangnya dan memilikinya.


Semoga tulisan ini bermanfaat hendaknya. Amin. 

Allah hu Akbar!

Selasa, 24 Oktober 2017

6 TANDA ANDA MUNGKIN GENIUS!




Sumber : Kejadian Aneh

Dunia memiliki begitu banyak rahasia dan fakta yang tidak bisa diungkap secara jelas dan gamblang. Salah satu fakta yang masih juga menjadi misteri adalah tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang. Banyak dari mereka yang tidak sadar jika di dekatnya terdapat orang yang cerdas atau mungkin kamu sendiri tidak tahu secara pasti jika nyatanya, kamu adalah orang yang cerdas.

Lantas apa saja tanda-tanda yang secara umum dimiliki oleh orang yang cerdas? Berikut ini merupakan enam tanda orang cerdas. Siapa tahu kamu adalah salah satunya. 


1. Cenderung melakukan pekerjaan di malam hari

Penelitian menyebutkan, jika mereka yang memilih waktu malam untuk  beraktivitas, serta bisa memberikan kemampuan terbaik mereka di malam hari, merupakan tipe dengan IQ tinggi.

Begadang memang bukan pilihan tepat untuk belajar atau mencerdaskan otak, namun bagi orang pintar, umumnya lebih suka bekerja di malam hari dan lebih sulit untuk cepat tidur. Mereka yang demikian itu, biasanya memiliki keterampilan yang mampu membuat orang lain terkejut.


2. Tidak Pernah Merasa Berpuas Hati Dengan Prestasi Sendiri

Salah satu kegagalan terbesar dalam mempertahankan kesuksesan adalah ‘terlena’ dengan kemampuan atau prestasi yang sudah kita miliki saat ini. 
Bagi orang cerdas, mereka tidak pernah merasa puas hati dengan hasil yang mereka sudah raih saat ini, berpuas hati dalam arti positif disini adalah mereka akan selalu mencari terobosan atau inovasi baru agar semakin berkembang dan semakin sulit disusul oleh para pesaingnya.

3. Pendiam

Orang dengan sifat pendiam, umumnya mudah disalah pahami. Mereka umumnya dijuluki sebagai orang introvert dan kurang bisa bergaul dengan sekitar. Nyatanya, hal ini tidaklah selalu benar.

Mereka dengan IQ yang cerdas, umumnya cenderung menahan diri untuk berbicara  karena ingin membaca situasi dengan baik. Setelahnya, mereka akan berbicara di waktu yang tepat. Mereka merupakan tipe orang yang berpikir terlebih dahulu sebelum mengucapkan sesuatu.

Setelahnya mereka akan merespon pembicaraan dengan inti bicara yang memadai. Inilah kenapa, pembicaraan mereka umumnya berkualitas alias berbobot.

Mereka yang pendiam, akan lebih diperhatikan saat berbicara. Banyak orang yang akan menaruh hormat, sehingga ide yang mereka ungkapkan pun biasanya akan selalu diprioritaskan dan dipertimbangkan.


4. Mampu menghadapi masalah dengan baik.


Tiap orang sudah tentu memiliki masalahnya masing-masing. Namun yang paling penting adalah bagaimana cara mereka bisa lepas dari masalah tersebut. Bisakah mereka menemukan solusi atas masalahnya atau malah terkurung dalam masalah tanpa solusi.

Mereka yang cerdas, umumnya tahu bagaimana cara memprioritaskan serta menangani masalah yang muncul. Mereka bisa mencari jalan keluar dengan baik sebelum masalah mulai membesar dan menjadi sulit untuk dikendalikan.

Jika kamu merupakan tipe orang yang menghadapi masalah dengan baik serta menyambut tantangan, ada kemungkinan jika kamu adalah orang yang cerdas. Mereka dengan IQ cerdas, biasanya akan berpikir dulu sebelum melakukan tindakan.

Mereka juga akan memikirkan segala sesuatu dengan baik sehingga mampu menjadi seorang perencana yang cukup handal. Slogan paling terkenal bagi orang-orang cerdas adalah, Jalan Keluar Terbaik dari Masalahmu adalah MENGHADAPINYA.

5. Menyukai Seni dan Bermain Game


Hampir di setiap negara maju, janin bayi dalam kandungan Ibu selalu di dengarkan musik klasik. Konon, musik ini bagus untuk perkembangan janin karena memiliki tempo dan struktur nada yang teratur, sehingga bisa memberikan sebuah penggambaran tersendiri bagi otak si calon bayi. Selain musik, kita juga bisa melihat contoh dari seorang anak kecil yang menyukai bermain video game.

Fakta unik dari video game adalah mengajarkan anak untuk berpikir cerdas dalam menaklukan lawan. Mereka akan selalu berpikir kreatif dalam hal menyusun strategi atau perencanaan agar menang. Dan ini sangat berguna untuk menyelesaikan masalah jika nanti mereka hadapi dalam kehidupan nyata.

Selain itu, bermain game juga bisa mengajari mereka arti bekerja sama dalam tim (multiplayer), konsep ini akan melatih pola pikir mereka jika nanti bekerja di dunia nyata, mereka pasti bisa berinteraksi dan bekerja sama dengan tim kerjanya untuk meraih kesuksesan.
6. Bergaul dengan orang yang pintar biar ketularan
Pergaulan mempunyai dampak yang begitu besar dalam kehidupan sehari- hari. Pergaulan seseorang nyatanya menunjukkan bagaimana cerminan  kepribadian dari orang tersebut. Jika kamu cenderung memilih bergaul dengan orang pintar dan kreatif, maka kamu akan punya banyak ide atau inspirasi agar masa depanmu lebih baik, bahasa gaulnya ketularan pinter!

Bergaul dengan orang yang pintar merupakan pilihan yang tepat. Kamu bisa bertanya mengenai hal apapun yang membuatmu penasaran. Seorang yang cerdas, identik dengan rasa ingin tau yang luar biasa bahkan pada hal yang terbilang remeh sekalipun.

Tanyakan apa yang ingin kamu ketahui, karena dengan bertanya, maka akan banyak hal yang bisa kamu mengerti. Tingkat kecerdasan, nyatanya tidak bisa hanya dilihat dari segi penampilan semata. Bukan berarti mereka yang memakai kacamata atau yang berpenampilan esmod tentu memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi.

Faktanya orang-orang cerdas yang berhasil meraih kesuksesan dalam hidupnya, kebanyakan berasal dari keluarga biasa-biasa saja dan bukan keluarga kaya raya. Tahu penyebabnya? Karena mereka tidak biasa hidup selalu dituruti oleh orang tuanya alias dimanja. Dan jika mereka ingin meminta sesuatu harus menunjukkan prestasinya terlebih dahulu.

Rabu, 2 Ogos 2017

Kisah Iskandar Zulkarnain





  Sumber : cinta rindu rasul


Dialah Raja Muslim yang sangat berkuasa namun soleh. Daerah taklukannya membentang dari bumi bahagian barat sampai timur. Ia mendapat gelaran Iskandar "Zulkarnain". "Zul", ertinya "mempunyai", Qarnain, artinya "Dua Tanduk". Maksudnya, Iskandar yang mempunyai kuasa antara timur dan barat.

Dia juga telah membina dinding besar berteknologi tinggi untuk saiz saat itu , diantara dua Gunung . Para ahli sejarah meyakini , dinding tersebut diperbuat daripada besi yang dicampur dengan tembaga itu terletak tepat di pengunungan Kaukasus . Daerah itu kini disebut Georgia , negara pecahan Uni Soviet .

Secara topografis , deretan pegunungan Kaukasus itu memang terlihat memanjang dari laut Hitam sampai ke laut Kaspia sepanjang 1,200 kilometer tanpa celah . Kecuali pada bahagian kecil sempit yang disebut celah Darial sepanjang 100 Meter kurang lebih . Pada bahagian celah itulah Zulkarnain membina tembok penghalang dari Ya'juj dan Ma'juj .

Kisah ketokohan Iskandar Zulkarnain ini juga tertulis dalam catatan sejarah orang - orang barat . Dalam catatan tersebut diceritakan bagaimana ia berjaya meluaskan daerah taklukannya dalam masa yang sangat singkat . Oleh kerana kejayaannya ini , ia diberi gelar " Alexander The Great " , Alexander Yang Agung " . Belakangan cerita ini diadaptasi ke filem skrin lebar oleh Pengarah Amerika Syarikat , Oliver Stone , dengan judul Alexander The Great .

Namun cerita dari orang - orang barat tersebut sangat bertentangan dengan yang disebutkan dalam Al - Qur'an . Para Mufasir menyatakan , " Alexander The Great " adalah orang yang berbeza dengan tokoh yang di tulis dalam Al - Qur'an , Yakni , Iskandar Zulkarnain . Alexander Thr Great itu dalam sejarahnya tidak diberitakan pernah membina sebuah dinding besar berteknologi tinggi untuk saiz saat itu , yang dibuat dari besi bercampur tembaga . Bahkan , ia adalah seorang musyrik . Sejarah tidak mencatatnya sebagai seorang Raja Muslim yang taat kepada agama Tauhid .

Sejarawan Muslim yang juga ahli tafsir , Ibnu Katsir , dalam kitabnya Al - Bidayah Wan Nihayah menjelaskan , meski punya nama yang sama dan plot cerita yang sama , iaitu kekuasaannya membentang dari Barat sampai ke Timur , kedua-duanya adalah sosok yang berbeza . Antara mereka terbentang jarak dan waktu sampai 2000 tahun . " Hanya mereka yang tidak memahami sejarah yang boleh diperbodohkan oleh identiti kedua orang itu , " katanya .

Ibnu Kathir lebih jauh menjelaskan , Zulkarnain adalah nama gelar atau nama samaran seorang panglima penakluk sekaligus Raja soleh . Kerana kesalehannya ia selalu mengajak manusia untuk menyembah Allah . Namun mereka ingkar , malah memukul tanduknya - Qarnun , yaitu rambut kepala yang di ikat - sebelah kanan , hingga ia mati . Lalu Allah menghidupkannya kembali , dan ia pun kembali berdakwah . Tetapi sekali lagi tanduknya yang kiri dipukul , sehingga ia mati lagi . Allah SWT menghidupkan kembali dan menggelarnya Zulkarnain , pemilik duaTanduk , serta memberinya kuasa .

Cerita yang sama juga di jumpai dalam kitab Jami Al - Bayan fi Tafsir Al - Qur'an , karangan Syeikh Al - Aiji Asy - Syafi'i . Dalam kitab tersebut disebutkan , Zulkarnain adalah seorang hamba yang taat kepada Allah dan mengajak kaumnya menyembah Allah . Lalu mereka memukul tanduknya yang kanan hingga mati . Kemudian Allah menghidupkannya lagi , dan dia kembali mengajak kaumnya mengesakan Allah . Tetapi mereka malah memukul tanduknya yang kiri hingga mati lagi . Lalu Allah menghidupkannya lagi dan menganugrahinya kuasa yang tak tertandingi . Oleh kerana itu ia digelar Zulkarnain .

Di samping kedua kitab tersebut , Mufassir Muslim Ibnu Jarir At-Tabari juga mengisahkannya dalam kitab tafsir Ath - Thabari . Dikatakan , Iskandar Zulkarnain adalah seorang laki - laki yang berasal dari Romawi , ia anak tunggal seorang yang paling miskin di antara penduduk bandar . Namun dalam pergaulan sehari - hari , ia hidup dalam lingkungan kerajaan , bergaul dengan para perwira dan berkawan dengan wanita - wanita yang baik dan berbudi serta berakhlak mulia .

Imam Al - Qurtubi dalam kitab tafsir Al - Qur'annya yang popular , Tafsir Al - Qurtubi , menceritakan , sejak masih kecil dan masa pertumbuhannya Iskandar berakhlak mulia . Melakukan hal - hal yang baik sehingga terangkat nama baiknya . Ia juga menjadi mulia di kalangan kaumnya , sehingga Allah berkenan memberinya kewibawaan .

Selepas mencapai usia akil baligh , Iskandar menjadi seorang hamba yang soleh , sehingga Allah berfirman , " Wahai Zulkarnain , Sesungguhnya aku mengutusmu kepada umat - umat di bumi . Mereka adalah umat yang berbeza - beza bahasanya dan mereka adalah umat yang berada disegala penjuru bumi . Mereka terbahagi dalam beberapa golongan . "

Mendapat amanat tersebut , Zulkarnain lalu berkata , " Wahai Tuhanku , Engkau telah menugasiku melakukan seuatu perkara yang aku tidak kuasa melakukannya kecuali engkau sendiri , maka beritahukan kepadaku tentang umat - umat itu , dengan kekuatan apa aku boleh melawan mereka ? Dengan kesabaran apa aku boleh menahan mereka ? Dan dengan bahasa apa aku harus bicara dengan mereka ? Bagaimana pula aku boleh memahami bahasa mereka sedangkan aku tidak mempunyai kemampuan . "

Kemudian Allah SWT berfirman " Aku membebanimu sesuatu yang kamu mampu melakukannya , aku akan melapangkan pendengaran dan dadamu hingga kamu boleh mendengar dan memperhatikan segala sesuatu . Memudahkan pemahamanmu sehingga kamu boleh memahami segala sesuatu , meudahkan lidahmu , hingga kamu boleh bercakap tentang sesuatu , membukakan penglihatanmu , sehingga kamu boleh melihat segala sesuatu , melipatgandakan kekuatanmu hingga tak terkalahkan oleh sesuatu apapun , menyingsingkan tangan kamu , sehingga tidak ada sesuatu pun yang berani meyerangmu , menguatkan hatimu , sehingga kamu tidak takut pada apapun , menguatkan kedua tanganmu hingga kamu boleh menguasai segala sesuatu , menguatkan pijakanmu hingga kamu boleh mengatasi segala sesuatu , memberi kemuliaan hingga tidak ada apa-apa yang menakutimu , menundukkan untukmu cahaya dan kegelapan dan menjadikan salah satu tentaramu . Cahaya itu akan menjadi petunjuk di depanmu , dan kegelapan itu akan berkeliling di belakangmu .

Sejak kecil , Iskandar sudah tidak senang melihat peperangan antara timur , yaitu kerajaan Parsi , dan Barat , Kerajaan Romawi . Perang itu tak ada henti dari tahun ke tahun , malah dari abad ke abad . Ribuan manusia tewas , kerugian harta benda tak terhitung lagi jumlahnya , apalagi kerosakan lingkungan hidup , merugikan manusia itu sendiri .

Untuk menghentikan permusuhan antara timur dan barat , Iskandar bercita - cita mendirikan sebuah kerajaan yang dapat menyatukan wilayah timur dan barat .
Iskandar pun tumbuh menjadi manusia dewasa yang soleh , berakhlak dan berbudi tinggi . Atas segala kesalehannya itu , Allah mengaruniakan kepadanya segala kelebihan yang dimiliki oleh seorang pemimpin , lalu Allah memerintahkan untuk menyeru manusia kepada agama tauhid .

Mula - mula dengan tentaranya yang lengkap dan kuat , dia menuju ke barat wilaya Maghribi , tempat terbenamnya matahari . Dilihatnya matahari itu terbenam di mata air yang berlumpur , lautan Atlantik sekarang ini .

Di situ ia bertemu dengan bangsa yang senantiasa berbuat kerosakan dan kejahatan . Bukan saja merosakkan permukaan bumi dan mengacaukannya , tetapi juga sudah menjadi tabiat mereka suka membunuh orang - orang yang tidak bersalah sekalipun . Bahkan mereka tidak beragama .

Sebelum melakukan tindakan , terlebih dahulu Iskandar menadahkan tangannya ke langit , memohon petunjuk kepada Allah , tindakan apa sebaiknya yang harus dilakukan terhadap bangsa yang begitu kejam , apakah bangsa itu akan digempurnya habis - habisan , atau akan dibiarkan begitu sahaja ?

Allah lalu memberinya dua pilihan : digempur habis - habisan sebagai balasan atas kekejaman mereka , atau di ajar dan didik agar mereka kembali kepada kebenaran dan menyembah Allah serta meninggalkan segala kejahatan .

Iskandar Zulkarnain memutuskan menggempur mereka yang derhaka dan jahat , sedangkan orang yang baik akan dilindungi . Sebelumnya ia berkata kepada bangsa tersebut , " Siapa yang aniaya , akan kami siksa dan dikembalikan kepada Tuhan , agar Tuhan memberikan siksa yang lebih pedih lagi . Adapun orang - orang yang soleh dan baik , akan kami lindungi , dan kepadanya kami hanya akan memerintahkan kewajiban - kewajiban yang ringan . "

Kemudian tenteranya bergerak menewaskan setiap orang yang kejam , melindungi setiap orang yang baik . Akhirnya negeri itu dapat diamankan dan di tentramkan serta di atur sebaik - sebaiknya , penuh dengan kehidupan bahagia dan makmur ,
Setelah selesai menunaikan kewajiban terhadap bangsa dan negeri itu , Iskandar dengan tentaranya menuju ke arah timur , India . Dilihatnya matahari di atas bangsa yang musyrik , yang menyembah banyak tuhan , yaitu bangsa Hindustan .

Bangsa dan negeri itu pun dapat ditaklukkan , diamankan dan ditentramkannya , serta diatur sebaik - baiknya sehingga setiap orang dapat merasakan hidup aman , tenteram dan bahagia . Bangsa itu juga dapat dikeluarkan dari lembah kesesatan .

Selesailah sudah kewajibannya terhadap bangsa dan negeri itu . Ia lalu menuju ke utara , negeri Armenia , melalui Parsi dan Azarbaijan . Kemenangan demi kemenangan dicapainya selama dalam perjalanan itu , akhirnya sampailah di suatu tempat , di sana ia bertemu dengan suatu bangsa yang selalu dalam ketakutan dan ke khawatiran , kerana ternyata negeri itu berbatasan dengan bangsa Ya'juj dan Ma'juj yang terkenal kuat dan kejam . Bukan sekali dua kali saja , tetapi seringkali bangsa Ya'juj dan Ma ; juj itu datang menyerang mereka , menghancurkan apa saja yang didapatinya dan membunuh siapa saja yang dijumpainya .

Kedatangan Iskandar ini , mereka sambut dengan segala kehormatan dan kegembiraan , kerana mereka tahu dari kabar yang beredar bahawa Iskandar adalah Raja yang kuat dan paling adil di muka bumi ini .

Lalu mereka meminta bantuan kepada Iskandar , agar dilindungi dari serangan Ya'juj dan Ma'juj . Mereka memohon supaya antara negeri mereka dan negeri Ya'juj dan Ma'juj dibangun dinding raksasa yang tidak dapat ditembusi . Sebagai balasan mereka sanggup membayar mahal Iskandar .

    Mendengar permohonan itu , Iskandar Zulkarnain menjawab , " Saya tidak mengharapkan upah dari kalian , nikmat dan pemberian Tuhanku lebih berharga daripada upah itu . Hanya kepada kalian saya minta kaum pekerja dan alat - alatnya : besi , tembaga , arang batu dan kayu . "

Setelah semuanya terkumpul , ia mula bekerja dengan bantuan para pekerja . Mula - mula menyalakan api dengan kayu dan arang batu , diambilnya besi , lalu dileburkannya dengan api , selepas besi itu cair , dituangkannya tembaga , dan dikacau menjadi satu . Dengan bahan campuran inilah di dirikan dinding raksasa antara negeri itu dan negeri Ya'juj dan Ma'juj . Dinding besi raksasa itu tidak dapat di tembus dan di lubangi oleh sesiapa dan oleh apapun .

    " Dinding ini adalah rahmat dari Tuhan kepada kalian , hanya tuhanlah yang dapat menembus dinding ini , jika dikehendakinya , " kata Iskandar . Maka aman dan tentramlah negeri tersebut .

Iskandar Zulkarnain dapat menaklukkan negeri - negeri yang terbentang antara timur dan barat . Dengan demikian cita - citanya untuk menyatukan kerajaan di timur dan barat tercapai . Negeri yang berada di bawah kekuasaannya , antara lain Maghribi , Rom , Yunani , Mesir , Parsi dan India.

Berkat ilmu dan pengetahuannya yang luas , serta dasar ketuhanan yang selalu dipagang teguh dalam mendirikan kerajaan yang besar itu . Penduduknya hidup dengan aman , tentrem dan makmur . Kebesaran dan kejayaan itu tidak membuatnya buta dan lupa akan nikmat yang diberikan Allah SWT .

Menurut Khair Ramdhan Yusuf , dalam bukunya Iskandar Zulkarnain , Panglima Perang , penakluk dan pemerintah yang saleh , kajian terperinci menurut Al - Qur'an , Sunah dan Sejarah , terbitan Malaysia , ada empat sosok yang berkaitan dengan nama Iskandar Zulkarnain . Yaitu , Iskandar Macedonia , Zulkarnain Al - Hamiri , Raja Himyar , seorang lelaki soleh pada zaman Nabi Ibrahim , dan Kursh Al - Akhmini Al - Farisi .

Walaupun begitu kita dapat membaca dengan jelas kisah Iskandar Zulkarnain ini dalam Al - Qur'an Surah Al - Kahfi ayat 83 hingga 98 , yang bermaksud , " Mereka akan bertanya kepadamu Muhammad , tentang Zulkarnain . Katakanlah , " Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya . "
" Sesungguhnya kami telah memberi kekuasaan kepadanya di bumi , dan kami telah menberikan kepadanya jalan untuk mencapai segala sesuatu , maka ia pun menempuh jalan tersebut . Hingga apabila telah sampai ke tempat terbenamnya matahari , ia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam , dan ia mendapatinya di situ segolongan umat " .

    Kami berkata , " Hai Zulkarnain kamu boleh menyiksa atau berbuat kebaikan terhadap mereka . "
Berkata Zulkarnain , " Adapun orang yang aniaya , kami kelak akan mengazabnya , kemudian ia kembali kepada Tuhannya , lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tiada taranya . Adapun orang yang beriman dan beramal soleh , baginya pahala yang terbaik sebagai balasan , dan akan kami titahkan kepadanya yang mudah dari perintah - perintah kami . "

Kemudian ia menempuh jalan lagi , hingga apabila telah sampai ke tempat terbitnya matahari ia mendapati matahari yang menyinari segolongan umat yang kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari matahari itu . "

Demikianlah , dan sesungguhnya ilmu kami meliputi segala apa yang ada padanya , Zulkarnain . Kemudian ia menempuh suatu jalan lagi , sehingga apabila telah sampai di antara dua buah gunung ia mendapati kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan .

Mereka berkata , " Hai , Zulkarnain sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang - orang yang membuat kerosakan di muka bumi , maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu , supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ? "

Zulkarnain berkata , " apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku adalah lebih baik , maka tolonglah aku dengan kekuatan agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka , berilah aku potongan - potongan besi . "

Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua gunung itu , berkatalah Zulkarnain ," Tiuplah dan katika besi itu sudah menjadi api , ia pun berkata , berilah aku tembaga untuk aku tuangkan ke atas besi panas itu . "

Maka mereka , Ya'juj dan Ma'juj tidak dapat memanjat tembok itu , dan mereka tidak boleh melubanginya .

Zulkarnain berkata , " Ini adalah rahmat dari Tuhanku . Maka apabila sudah datang janji Tuhanku , dia akan menjadikannya hancur luluh , dan janji Tuhanku itu adalah benar . "

Sungguhpun kuasa dan keperkasaannya tak tertandingi , akhlak dan hatinya selembut sutera , hingga karenanya ia mudah menyerap bukti kebenaran Ilahi . Imam Al - Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin , menceritakan , suatu ketika Iskandar Zulkarnain mendatangi suatu kaum yang tidak mempunyai harta benda apapun yang boleh di nikmati . Lalu ia menghantar surat kepada Raja mereka dan berpesan agar Raja bersedia membalas suratnya .

Namun Raja itu menolak permintaan Zulkarnain , malah sebaliknya , ia berkata , jika Zulkarnain merasa ada kepentingan dengannya , sebaiknya dialah yang datang menemuinya .

    Maka Zulkarnain pun pergi menemui Raja mareka , " Aku telah menghantar surat kepadamu dan memintamu datang kepadaku , tetapi kamu menolak , maka aku datang kepadamu , " kata Zulkarnain setelah sampai di istana Raja .

    Sang Raja pun berkata , " Seandainya aku memerlukanmu , aku pasti akan datang kepadamu . "
Sebagaimana jika aku melihatmu berada dalam suatu keadaan yang tak pernah dialami oleh sesiapa ? " Tanya Zulkarnain .

" Apa itu ? " Sang Raja balik bertanya . " Kalian tidak memiliki harta dunia apapun . Kenapa kalian tidak mempunyai emas dan perak hingga kalian boleh menikmatinya ? " Balas Zulkarnain .
" Tetapi kami membenci dua hal tersebut , kerana seorang tidak mendapat apa-apa dari emas dan perak itu , kecuali hanya mahu lebih dari itu , " jawab raja itu dengan tangkas .

Zulkarnain melanjutkan pertanyaannya , " Apa maksud kalian menggali kuburan lalu setelah itu kalian menjaganya , membersihkannya , dan sembahyang di sana ? "

Raja itu kembali menjawab , " Kami ingin , jika kami memandang kuburan - kuburan itu dan mengharapkan dunia , kubur - kubur itu akan menghalang kami dari harapan itu . "
Zulkarnain bertanya lagi , " Aku melihat kalian tidak mempunyai makanan kecuali sayur sayuran , kenapa kalian tidak mempunyai haiwan ternakan , hingga kalian dapat memerah susunya , menungganginya dan menikmatinya ? "

Mereka menjawab , " Kami tidak suka menjadikan perut kami sebagai kuburan bagi binatang itu . Dan kami melihat di dalam tumbuh - tumbuhan itu faedah yang besar . Cukuplah anak adam mempunyai kehidupan yang rendah kerana makanan . Dan makanan apa saja yang melewati rahang bawah kami rasanya sama saja seperti makanan yang pernah kami makan sebelumnya . "
Selepas Zulkarnain meninggalkan raja itu dengan kagum dan menjadikan penjelasannya sebagai sebuah nasihat yang berharga .

Dalam setiap perjalananya, Zulkarnain selalu memperlakukan bangsa dan suku yang ditaklukkannya dengan amat baik dan santun . Tak menghairankan jika ia menuai kejayaan dan selalu mendapatkan sokongan dari kawasan yang telah di kuasainya.

Selain itu , Zulkarnain juga didampingi seorang penasihat kerajaan yang baik dan sangat luas pengetahuannya , yang tiada lain adalah Nabi Khidir AS .

Sebahagian ulama menyebut , Allah SWT menurunkan wahyu kepada Nabi Khidir AS , lalu mengajarkan Wahyu tersebut kepada Zulkarnain .

Seorang mufassir lain , Al - Alusi , dalam kitab tafsirnya Ruhul Ma'ani , berkata , " Mungkin Khidir adalah salah satu pembesar kerajaan , seperti perdana mentrinya , kerana tidak tertutup kemungkinan bahawa Zulkarnain bermusyawarah dengan orang lain saat menghadapi suatu masalah . Sebab pada saat itu , istilah yang dikenal untuk menyebut orang pandai , termasuk Nabi , adalah " Ahli Hikmah " . selain itu , pada masa - masa dahulu , para Nabi juga sering disebut dengan istilah " Orang bijak , " atau " Hakim " .

Wahab bin Munabbah dalam kitabnya At - Tijan mengisahkan , pada suatu ketika Nabi Khidir AS berkata kepada Zulkarnain , Wahai Tuanku , tuan membawa suatu amanat yang seandainya diberikan kepada langit , langit itu akan runtuh , jika diberikan kepada Gunung , maka Gunung itu akan roboh , dan jika diberikan kepada bumi , maka bumi itu akan terbelah . Tuanku telah diberi kesabaran dan kemenangan . Tuanku akan melihat suatu kaum yang menyembah sesama manusia dan mereka adalah musuh - musuh Allah , yaitu Ya'juj dan Ma'juj . Allah adalah penuntut tidak akan terkelabui oleh orang - orang yang melarikan diri , dan tidak akan dikalahkan oleh orang yang " Menang " .

    Kata Nabi Khidir lagi , " Wahai tuanku , ambillah apa yang telah diberikan Allah SWT kepada tuan dengan keteguhan hati dan sungguh - sungguh . Jadikanlah kesabaran sebagai pakaian , kebenaran sebagai pegangan hidup , dan takut kepada Allah sebagai perlindungan yang menumbuhkan amal pada tuan , dan tuan akan tenang dari ketakutan akan datangnya ajal . 

Ambillah pedang Allah dengan tangan tuan , kerana tidak ada orang yang dapat menolong dan tidak ada orang yang dapat mencegah kemenangan . Cukuplah bagi tuan , Allah sebagai penolong tuan . "
Dalam Almuhadlarah al - Awali , kitab yang dikutip Ibnu Katsir , disebutkan , suatu ketika Nabi Ibrahim AS bertemu dengan Zulkarnain di Mekah . Nabi Ibrahim Memeluk dan menjabat tangan Zulkarnain serta memberinya bendera . Lalu ia mengikuti syariat yang dibawa oleh Nabi itu dan menyeru kepada manusia agar berpegang teguh pada syariat tersebut .

Hal ini dikuatkan kembali oleh sebuah hadis yang diriwayatkan oleh salah seorang sahabat Nabi SAW , Ubaid bin Umair dan anaknya , Abdullah , yang menyatakan , selama masa jayanya , Iskandar Zulkarnain pernah melaksanakan haji dengan berjalan kaki . ketika Nabi Ibrahim mendengar berita tersebut , beliau menemuinya seraya menyeru kepada agama Tauhid dan memberikan beberapa nasihat . Nabi Ibrahim juga membawakan Zulkarnain seekor kuda agar dinaikinya . Akan tetapi Zulkarnain menolak , seraya berkata , " Saya tidak akan menaiki suatu kenderaan di suatu tempat yang di dalamnya ada Ibrahim Al - Khalil , yang dikasihi Allah.